Penelusuran Dana Disorot, Peran Bank Dipertanyakan

Dalam perkembangan kasus, PPATK dan OJK disebut turut membantu menelusuri aliran dana yang diduga terkait dengan insiden ini.

Namun, keterlibatan kedua lembaga tersebut justru memunculkan pertanyaan baru. Dalam praktik perbankan, fungsi pemantauan transaksi dan penghentian aliran dana mencurigakan seharusnya menjadi tanggung jawab utama pihak bank sebagai garis pertahanan pertama.

Pengamat menilai, jika aliran dana sempat berpindah dan menyebar sebelum berhasil diidentifikasi, hal itu dapat mengindikasikan keterlambatan atau belum optimalnya sistem deteksi dini dan respons internal bank.

“Peran PPATK dan OJK memang penting dalam aspek analisis dan pengawasan. Namun secara operasional, bank seharusnya menjadi pihak yang paling awal mendeteksi dan menghentikan transaksi mencurigakan,” ujar salah satu sumber yang mengikuti perkembangan kasus ini.

Fokus Audit Dinilai Belum Cukup

Hingga saat ini, penanganan kasus masih berfokus pada audit forensik sistem IT. Namun sejumlah kalangan menilai langkah tersebut belum cukup tanpa diiringi upaya agresif dalam menelusuri dan menghentikan aliran dana.

Dalam kasus kejahatan siber perbankan, pelacakan aliran dana dinilai menjadi kunci utama, tidak hanya untuk mengungkap pelaku, tetapi juga untuk meminimalisir kerugian dan membuka peluang pemulihan aset.

Minimnya informasi terkait langkah konkret penelusuran dana di ruang publik juga menimbulkan kesan bahwa penanganan kasus lebih menitikberatkan pada aspek teknis dibandingkan aspek finansial.