Jambi – Lembaga Adat Melayu Provinsi Jambi menganugerahkan Gelar Adat Melayu Jambi kepada tujuh pimpinan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Jambi.
Prosesi sakral penganugerahan gelar adat tersebut berlangsung khidmat di Balairungsari LAM Jambi, Rabu (21/1/2026), dan disaksikan para pemuka adat, pejabat daerah, serta undangan.
Penganugerahan gelar adat dibacakan langsung oleh Ketua LAM Provinsi Jambi Hasan Basri Agus, yang kemudian dilanjutkan dengan rangkaian prosesi adat berupa penyematan pin, pemasangan selempang, serta pemasangan gordon kepada para penerima gelar.
Prosesi adat semakin sarat makna dengan kata penyisipan dan penyerahan keris oleh Al Haris selaku Pembina LAM Provinsi Jambi. Sementara itu, Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani menyerahkan Piagam Gelar Adat serta buku pokok adat Melayu Jambi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah. Gubernur Al Haris juga memberikan tepuk tawar sebagai simbol doa dan restu adat, yang dilanjutkan dengan pengumuman adat.
Pemuka adat LAM Jambi menyampaikan bahwa penganugerahan tersebut telah mendapat persetujuan Gubernur Jambi selaku Pembina LAM. Dari tujuh penerima, enam unsur pimpinan Forkopimda memperoleh gelar adat, sementara satu gelar kehormatan adat diberikan kepada Sekretaris Daerah Provinsi Jambi Sudirman.
Ketua LAM Provinsi Jambi, Hasan Basri Agus, menegaskan bahwa penganugerahan gelar adat bukan sekadar seremoni, melainkan mengandung amanah dan tanggung jawab moral yang besar.
“Yang menerima gelar mesti menjadi teladan. Penganugerahan ini bukan hanya sah secara adat, tetapi juga memiliki legitimasi hukum karena telah diatur dalam ketentuan yang berlaku,” ujar HBA.
Ia berharap penganugerahan gelar adat tersebut dapat memperkuat kolaborasi antara unsur adat dan unsur negara dalam menjaga keharmonisan sosial masyarakat Jambi.
“Adat hadir sebagai mitra strategis negara dalam merawat kearifan lokal. Sinergi antara LAM Jambi dan unsur pemerintahan harus terus ditingkatkan agar peran adat semakin kuat,” katanya.
Khusus untuk gelar kehormatan yang dianugerahkan kepada Sekda Provinsi Jambi Sudirman, LAM menilai hal tersebut sebagai bentuk penghargaan atas peran, loyalitas, dan dedikasinya dalam menggerakkan roda pemerintahan Provinsi Jambi.
Adapun tujuh unsur Forkopimda Provinsi Jambi yang menerima Gelar Adat Melayu Jambi, yakni:
-
Ketua DPRD Provinsi Jambi M. Hafizh Fattah bergelar Datuk Adipati Utamo Setio Puro
-
Kapolda Jambi Krisno H. Siregar bergelar Datuk Adipati Utama Siginjai Sakti
-
Danrem 042/Garuda Putih Heri Purwanto bergelar Datuk Adipati Utama Sijimat Batuah
-
Kajati Jambi Sugeng Hariadi bergelar Datuk Adipati Utamo Sitimang Jayo
-
Ketua Pengadilan Tinggi Jambi Iva Sudewi bergelar Datin Adipati Utama Radin Undang
-
Ketua Pengadilan Tinggi Agama Jambi Hasim Marsalina bergelar Datuk Adipati Utamo Neraco Agamo
-
Sekda Provinsi Jambi Sudirman bergelar Datuk Adipati Utama Tanggo Rajo
Penganugerahan ini menegaskan kuatnya peran adat Melayu Jambi dalam menopang tata kelola pemerintahan serta menjaga nilai-nilai kearifan lokal di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah.


