JAKARTA – Penyanyi pop Halsey meluapkan ketidaksukaannya kepada kritikus musik Anthony Fantano setelah nama keduanya kembali menjadi bahan perbincangan di media sosial.

Perselisihan itu mencuat ketika Fantano merilis wawancara bersama Olivia Rodrigo dalam rangka promosi album terbaru Rodrigo, You Seem Pretty Sad for a Girl So in Love.

Kemunculan wawancara tersebut memicu reaksi dari sebagian pendengar musik dan komunitas penggemar. Mereka mempertanyakan keputusan Rodrigo untuk berbincang dengan Fantano, yang oleh sejumlah pihak dinilai memiliki rekam jejak kontroversial dan kerap menuai kritik terkait komentar-komentarnya terhadap musisi perempuan.

Nama Fantano juga kembali dikaitkan dengan ulasannya terhadap album terbaru Halsey, The Great Impersonator. Album yang dirilis setelah Halsey menjalani perjuangan melawan kanker itu mendapat penilaian “lumayan 1” dari skala 10, skor yang dianggap sangat rendah oleh sebagian penggemar.

Perdebatan kembali memanas setelah akun media sosial @NotRealMusic mengaku heran mengapa ulasan Fantano terhadap album tersebut kembali ramai dibahas, meski menurutnya album itu juga bukan karya yang istimewa.

Fantano kemudian menanggapi komentar tersebut dengan mengatakan bahwa publik dinilai lebih menyukai ulasannya dibandingkan albumnya.

Pernyataan itu langsung mendapat respons dari Halsey.

“Aku yakin laguku yang paling tidak berkesan akan lebih dikenang dan lebih lama diingat daripada apa pun yang pernah kau lakukan dalam hidupmu,” kata Halsey.

Penyanyi tersebut juga menyinggung kritik Fantano yang sebelumnya menyebut album itu memiliki nuansa “main character syndrome”.