JAKARTA – Film horor Smile 3 resmi memasuki tahap pengembangan setelah Paramount memberikan lampu hijau untuk melanjutkan waralaba tersebut. Kali ini, proyek film ketiga menghadirkan perubahan besar di balik layar dengan menunjuk David Bruckner sebagai sutradara dan Nick Antosca sebagai penulis skenario.
Keduanya mengambil alih tugas yang sebelumnya dipegang Parker Finn, kreator yang menulis sekaligus menyutradarai dua film pertama Smile.
Mengutip laporan Variety pada Rabu (28/10/2026), Finn kini akan terlibat sebagai produser bersama Temple Hill. Sementara itu, Jonathan Fass dipercaya menduduki posisi produser eksekutif.
Meski tidak lagi duduk di kursi sutradara, Finn tetap memiliki peran dalam pengembangan cerita. Gagasan dasar untuk film ketiga disebut masih berasal dari konsep yang dirumuskannya.
Nick Antosca dan David Bruckner Pimpin Smile 3
Penunjukan Nick Antosca sebagai penulis skenario menjadi salah satu hal yang menarik perhatian. Antosca dikenal melalui sejumlah proyek film dan serial, termasuk The Act, Cape Fear, serta penulisan skenario film horor Antlers (2021).
Ia juga terlibat dalam adaptasi novel Verity karya Colleen Hoover. Pengalamannya menggarap cerita dengan unsur misteri dan ketegangan dinilai relevan dengan karakter waralaba Smile.
Sementara itu, David Bruckner memiliki rekam jejak dalam menggarap film horor. Beberapa karyanya antara lain The Ritual (2017), The Night House (2020), dan reboot Hellraiser (2022).
Bruckner juga tengah dipercaya mengembangkan sejumlah proyek film lain, termasuk reboot film fiksi ilmiah horor The Blob untuk Warner Bros., adaptasi The Caretaker yang dibintangi Sydney Sweeney untuk Universal, serta proyek Mice di bawah naungan A24.
Kombinasi pengalaman Antosca dalam penulisan cerita dan Bruckner dalam penyutradaraan horor menjadi salah satu daya tarik utama dari proyek ketiga ini.
Detail Cerita Smile 3 Masih Dirahasiakan
Hingga pengumuman pengembangan film ketiga, Paramount belum mengungkap detail cerita maupun jajaran pemeran Smile 3.
Waralaba ini menggunakan pola cerita antologi sekuel lepas, sehingga setiap film menghadirkan tokoh utama dan rangkaian kejadian yang berbeda. Meski demikian, keduanya tetap terhubung melalui teror senyuman misterius yang menjadi ciri khas waralaba tersebut.
Film pertama Smile (2022) mengikuti kisah Rose Cotter, seorang terapis yang diperankan Sosie Bacon. Hidupnya berubah setelah menyaksikan kejadian mengerikan yang melibatkan seorang pasien dan mulai mengalami serangkaian peristiwa ganjil.
Sementara itu, Smile 2 (2024) berfokus pada Skye Riley, bintang pop yang diperankan Naomi Scott. Ia mengalami teror ketika sedang mempersiapkan dan menjalani rangkaian tur musik.
Dengan pola cerita yang berbeda pada setiap film, belum diketahui siapa karakter yang akan menjadi pusat teror dalam Smile 3. Penonton juga masih harus menunggu informasi mengenai kemungkinan keterlibatan pemeran dari dua film sebelumnya.
Kesuksesan Box Office Jadi Modal Smile 3
Keputusan Paramount melanjutkan waralaba Smile tidak terlepas dari performa komersial dua film sebelumnya.
Film pertama yang dirilis pada 2022 menjadi kejutan di box office. Berdasarkan angka pendapatan yang tercantum dalam bahan pemberitaan, film tersebut meraih sekitar US$105 juta di pasar domestik dan US$217 juta secara global.
Kesuksesan itu berlanjut melalui Smile 2 pada 2024. Meski pendapatannya lebih rendah dibandingkan film pertama, sekuel tersebut tetap mencatatkan hasil komersial yang kuat dengan sekitar US$69 juta di pasar domestik dan US$139 juta secara global.
Dengan biaya produksi sekitar US$28 juta untuk film kedua, capaian tersebut menjadi salah satu faktor yang memperkuat nilai komersial waralaba ini.
Secara keseluruhan, dua film Smile telah mengumpulkan lebih dari US$350 juta di box office global berdasarkan angka yang disampaikan dalam laporan.
Kini, perhatian penggemar tertuju pada bagaimana Nick Antosca dan David Bruckner akan mengembangkan teror khas Smile dalam film ketiga. Sementara itu, detail jadwal produksi, tanggal rilis, pemeran, dan alur cerita masih menunggu pengumuman resmi Paramount.

