Harry menjelaskan bahwa fasilitas berupa bea masuk 0 persen dan PPnBM 0 persen turut mendukung upaya perusahaan menawarkan harga yang menarik.
“Tentunya harga ini bisa didapatkan meskipun tadi saya bilang ini MPV medium karena adanya keringanan dari pemerintah, insentif kan, yang memberikan import duty-nya 0 persen dan PPnBM-nya juga 0 persen. Jadi makanya harganya pun kita coba setting di angka yang menarik,” jelasnya.
Meski demikian, penerapan insentif kendaraan listrik bergantung pada ketentuan pemerintah dan pemenuhan persyaratan yang berlaku. Status kendaraan, skema perakitan atau impor, serta kelayakan untuk memperoleh fasilitas perlu dipastikan sebelum kebijakan tersebut dikaitkan secara langsung dengan harga jual akhir.
Dengan harga yang masih dalam tahap penyesuaian, konsumen perlu menunggu pengumuman resmi Kia untuk mengetahui harga final, detail varian, dan spesifikasi lengkap Carens EV di Indonesia.

