Memasukkan Benda Asing ke Uretra Berisiko
Memasukkan benda asing ke dalam uretra dapat menimbulkan berbagai komplikasi. Saluran tersebut memiliki jaringan yang sensitif sehingga tindakan semacam itu berisiko menyebabkan trauma, infeksi, hingga kerusakan jaringan.
Penggunaan lem super secara langsung juga dapat menyebabkan material mengeras dan menyumbat saluran keluarnya urine, seperti yang terjadi pada kasus pria tersebut.
Karena itu, gangguan buang air kecil sebaiknya tidak ditangani dengan memasukkan benda atau bahan tertentu ke dalam uretra tanpa pengawasan medis.
Apa Itu Inkontinensia Urine?
Inkontinensia urine merupakan kondisi ketika seseorang kehilangan kemampuan mengontrol kandung kemih sehingga urine dapat keluar tanpa disengaja.
Menurut Healthline, kondisi tersebut dapat ditandai dengan urine yang menetes hingga keluarnya seluruh isi kandung kemih pada situasi tertentu.
Penyebab inkontinensia urine beragam. Pertambahan usia menjadi salah satu faktor yang dapat meningkatkan risikonya karena otot yang menopang kandung kemih dapat melemah.
Kondisi tersebut juga dapat berkaitan dengan masalah lain, seperti infeksi saluran kemih, batu ginjal, pembesaran prostat, hingga gangguan kesehatan tertentu.
Karena penyebabnya dapat berbeda pada setiap orang, inkontinensia urine perlu diperiksa agar penanganannya dapat disesuaikan dengan kondisi yang mendasarinya.
Kasus pria di Iran tersebut menjadi contoh bahwa mencoba mengatasi gangguan buang air kecil secara mandiri dengan cara yang berbahaya justru dapat menimbulkan masalah baru dan membutuhkan tindakan medis.

