Analisis Gelombang Bantu Operasi Pencarian

Selain menganalisis kondisi gelombang, kajian tersebut juga menghasilkan temuan yang dinilai dapat membantu operasi pencarian.

Komponen hanyut Stokes yang dibangkitkan gelombang diperkirakan menyumbang rata-rata 41,2 persen dari arus permukaan total.

Menurut Widodo, prakiraan hanyut yang tidak memperhitungkan komponen gelombang berpotensi menghasilkan estimasi lintasan yang berbeda.

Arus di lokasi kejadian juga disebut berbalik arah mengikuti siklus pasang surut sekitar 24 jam. Kondisi tersebut perlu diperhitungkan ketika area pencarian diperbarui dari satu siklus ke siklus berikutnya.

Widodo menambahkan kedalaman laut di titik kejadian sekitar 27 meter.

“Kondisi kedalaman tersebut memungkinkan survei bangkai kapal menggunakan multibeam echosounder, side-scan sonar, remotely operated vehicle (ROV), maupun penyelaman, sesuai prosedur dan kewenangan pihak yang melakukan pencarian serta penyelidikan,” pungkasnya.

114 Orang KM Virgo Transport 8 Ditemukan

KM Virgo Transport 8 dilaporkan hilang kontak di perairan Laut Jawa pada Minggu (13/9), pukul 02.00 Wita, saat berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin sejak Sabtu (12/9).

KM Virgo disebut membawa 243 orang yang terdiri dari penumpang, awak kapal hingga kru.

Hingga Selasa (15/9), sebanyak 114 orang dari total 243 orang di kapal tersebut telah ditemukan. Sebanyak 108 orang ditemukan dalam kondisi selamat, sementara enam orang meninggal dunia.

Sementara itu, 129 orang saat ini masih dalam proses pencarian.