Bank Jakarta Siapkan KUR hingga Rp100 Juta
Direktur Utama Bank Jakarta Agus H. Widodo mengatakan program pembiayaan tersebut bukan sekadar kegiatan penyaluran kredit. Menurutnya, program itu merupakan bagian dari upaya Bank Jakarta memperluas akses keuangan bagi pelaku usaha mikro agar dapat berkembang dan naik kelas.
Bank Jakarta menyediakan pembiayaan melalui program KUR maupun Non-KUR.
“Kami tidak ingin pedagang yang sibuk mencari bank. Bank Jakarta yang harus semakin dekat dan hadir di tengah-tengah pedagang,” katanya.
Untuk program KUR, pedagang dapat memperoleh plafon pinjaman hingga Rp100 juta tanpa jaminan. Sedangkan melalui program Non-KUR, pedagang dapat menggunakan lapak dagangannya sebagai jaminan.
Program Non-KUR menyediakan plafon pinjaman hingga Rp500 juta dengan bunga sekitar 10 persen per tahun.
Agus mengatakan dukungan pembiayaan tersebut diharapkan tidak berhenti pada penyaluran kredit, tetapi memberikan dampak terhadap perkembangan usaha para pedagang.
“Bagi Bank Jakarta, keberhasilan bukan diukur dari seberapa besar kredit yang disalurkan. Keberhasilan yang sesungguhnya adalah ketika pembiayaan membuat usaha pedagang berkembang, omzet bertambah, lapangan kerja tercipta dan semakin banyak UMKM Jakarta naik kelas,” ujarnya.

