Kondisi Kesehatan Mental Dinilai Baik

Kesadaran terhadap kesehatan holistik juga tercermin dari penilaian masyarakat terhadap kondisi kesehatan mereka sendiri.

Sebanyak 77 persen responden Indonesia menilai kesehatan fisiknya berada dalam kategori baik atau sangat baik. Sementara itu, 74 persen menilai kesehatan mental mereka dalam kondisi baik.

Adapun 66 persen responden menyatakan kesejahteraan emosionalnya berada dalam kondisi baik.

Merasa Lebih Sehat dalam Tiga Tahun Terakhir

Masyarakat Indonesia juga cukup optimistis terhadap perubahan kondisi kesehatan mereka dalam tiga tahun terakhir.

Sebanyak 63 persen responden mengatakan kesehatan fisik mereka membaik. Sementara itu, masing-masing 66 persen responden melaporkan adanya peningkatan pada kesehatan mental dan kesejahteraan emosional.

Temuan tersebut menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara dengan tingkat optimisme tertinggi di kawasan Asia Pasifik terkait kondisi kesehatan pribadi.

Meningkatnya perhatian terhadap kesehatan mental dan emosional juga tidak terlepas dari berbagai perubahan dalam kehidupan sehari-hari.

Meski kesadaran semakin tinggi, menerapkan kebiasaan hidup sehat secara konsisten bukan perkara mudah. Keterbatasan waktu menjadi hambatan terbesar yang dirasakan 48 persen responden Indonesia.

Selain itu, 36 persen responden menyebut tuntutan pekerjaan sebagai kendala dalam menjalani gaya hidup sehat.

Di tengah berbagai kesibukan tersebut, dukungan dari lingkungan sekitar menjadi salah satu faktor penting. Keluarga, teman, dan media sosial disebut sebagai faktor yang paling berpengaruh dalam membantu masyarakat tetap termotivasi menjalani pola hidup lebih sehat.

Dukungan tersebut dinilai penting karena menjaga kesehatan mental dan fisik bukan proses yang dapat dilakukan dalam waktu singkat. Dibutuhkan kebiasaan yang konsisten sekaligus lingkungan yang mendukung.

Oktrianto menyebut membangun kesehatan holistik merupakan perjalanan jangka panjang yang membutuhkan konsistensi. Nutrisi yang tepat, gaya hidup aktif, serta dukungan komunitas menjadi kombinasi yang dapat membantu masyarakat mempertahankan kebiasaan hidup sehat secara berkelanjutan.

“Seiring berkembangnya budaya hidup sehat, penting bagi kita untuk terus membangun komunitas yang suportif dan memiliki pengetahuan yang memadai agar kesehatan menjadi lebih mudah diakses, lebih personal, dan lebih mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Oktrianto.