6. Periksa Versi Android yang Digunakan

Sebelum melakukan pembaruan, pengguna dapat memeriksa versi Android yang sedang berjalan pada perangkat.

Caranya, buka aplikasi Settings.

Kemudian pilih About phone atau About tablet, lalu ketuk Android version.

Pada bagian tersebut, pengguna dapat melihat nomor versi Android, pembaruan keamanan Android, pembaruan sistem Google Play, dan nomor build.

Nama dan lokasi menu dapat berbeda tergantung produsen perangkat.

7. Periksa Update Android Melalui Pengaturan

Ponsel biasanya akan memberikan notifikasi apabila pembaruan sistem tersedia.

Pengguna cukup membuka notifikasi tersebut kemudian mengikuti petunjuk pembaruan yang muncul.

Jika notifikasi sudah dihapus atau perangkat sebelumnya tidak tersambung ke internet, ketersediaan update dapat diperiksa secara manual.

Buka:

Settings > System > Software updates

Status pembaruan akan ditampilkan pada menu tersebut. Selanjutnya, ikuti petunjuk yang muncul di layar.

Sebagian besar pembaruan sistem dan patch keamanan juga dapat terpasang secara otomatis.

Apakah Update Android Bisa Menghilangkan Data?

Pembaruan resmi sekalipun tidak sepenuhnya bebas risiko.

Kaspersky menyebut bug dapat muncul setelah proses instalasi dan menyebabkan sejumlah gangguan, seperti koneksi jaringan tidak stabil, layar berkedip, atau perangkat tidak dapat digunakan.

Aplikasi lama juga berpotensi berhenti bekerja apabila tidak lagi mendapatkan pembaruan dari pengembangnya.

Dalam kasus yang jarang terjadi, data pengguna juga dapat hilang.

Karena itu, membuat backup tetap menjadi langkah utama yang sebaiknya dilakukan sebelum memperbarui sistem Android.

Dengan memastikan data sudah dicadangkan, menggunakan sumber pembaruan resmi, menyiapkan daya baterai yang cukup, dan mengikuti prosedur update dari produsen perangkat, risiko munculnya masalah selama proses pembaruan dapat diminimalkan.