Faktor yang Meningkatkan Risiko Stroke

Menurut World Health Organization (WHO), risiko stroke dipengaruhi oleh faktor yang dapat diubah maupun yang tidak dapat diubah.

Beberapa faktor utama yang dapat meningkatkan risiko stroke antara lain:

1. Tekanan darah tinggi (hipertensi)

Hipertensi merupakan salah satu faktor risiko terbesar. WHO menyebut penderita hipertensi memiliki risiko hampir tiga kali lebih tinggi mengalami stroke dibandingkan mereka yang tidak mengalami hipertensi.

2. Kebiasaan merokok

Merokok dapat merusak pembuluh darah dan meningkatkan risiko gangguan aliran darah yang berkontribusi terhadap terjadinya stroke.

3. Kolesterol tinggi dan diabetes

Kadar kolesterol LDL yang tinggi dapat menyebabkan penumpukan plak di pembuluh darah. Sementara itu, diabetes dapat merusak pembuluh darah dan meningkatkan risiko stroke.

4. Pola hidup tidak sehat

Kurang aktivitas fisik, kelebihan berat badan atau obesitas, serta pola makan tinggi garam dan rendah buah maupun sayuran turut meningkatkan risiko stroke.

5. Konsumsi alkohol berlebihan dan penggunaan obat terlarang

Konsumsi alkohol secara berlebihan serta penggunaan obat-obatan terlarang, seperti kokain, dapat memengaruhi kesehatan pembuluh darah dan meningkatkan risiko gangguan pada otak.

6. Usia dan riwayat penyakit

Faktor yang tidak dapat diubah meliputi bertambahnya usia serta riwayat pernah mengalami stroke.

Selain itu, sejumlah penyakit seperti gangguan jantung, fibrilasi atrium, gagal jantung, dan penyakit ginjal kronis juga dapat meningkatkan risiko stroke.