Jaiswal menjelaskan bahwa langkah sederhana tersebut dapat mempercepat respons penumpang dan awak kabin dalam situasi yang membutuhkan evakuasi cepat.

Memudahkan Deteksi Kondisi Tidak Normal

Selain membantu proses evakuasi, pencahayaan kabin yang diredupkan juga memungkinkan awak pesawat dan penumpang lebih mudah mengenali kondisi yang tidak biasa di luar pesawat, termasuk di area landasan.

Langkah ini menjadi bagian dari prosedur keselamatan yang dirancang untuk meningkatkan kewaspadaan selama fase penerbangan yang paling berisiko.

“Ini adalah langkah keselamatan penting untuk memastikan respons yang lebih cepat dan aman jika terjadi keadaan darurat,” ujar Jaiswal.

Menjadi Standar Keselamatan Internasional

Prosedur peredupan lampu kabin saat penerbangan malam hari juga diwajibkan oleh otoritas penerbangan seperti Federal Aviation Administration (FAA) di Amerika Serikat dan European Union Aviation Safety Agency (EASA) di Eropa.

Meski demikian, banyak maskapai menerapkan prosedur tersebut sebagai standar operasional pada berbagai kondisi penerbangan. Alasannya, kondisi pencahayaan di luar pesawat dapat berubah dengan cepat sehingga kesiapan penumpang tetap harus menjadi prioritas.

Meskipun terlihat sederhana, peredupan lampu kabin merupakan bagian penting dari sistem keselamatan penerbangan. Dalam kondisi darurat, setiap detik sangat berharga dan dapat menentukan keberhasilan proses evakuasi.