Namun, pola tidur yang tidak teratur dapat mengganggu proses tersebut sehingga tekanan darah tetap berada pada level yang lebih tinggi dalam waktu yang lebih lama.

“Ketika jadwal tidur Anda tidak teratur, hal itu dapat mencegah tekanan darah Anda turun di malam hari seperti seharusnya, yang menyebabkan tingkat tekanan darah rata-rata yang lebih tinggi. Tekanan konstan ini dapat membebani arteri Anda dan meningkatkan risiko penyakit jantung,” kata Kos.

3. Mengganggu Metabolisme Tubuh

Kurang tidur sering kali membuat seseorang lebih mudah mengonsumsi makanan atau minuman tinggi gula dan kalori untuk menjaga energi selama beraktivitas.

Selain itu, kualitas tidur yang buruk juga dapat memengaruhi proses metabolisme tubuh, termasuk cara tubuh mengolah gula serta mengatur rasa lapar dan kenyang.

Kondisi tersebut dalam jangka panjang dapat berdampak pada kesehatan secara keseluruhan.

4. Meningkatkan Risiko Peradangan Kronis

Dampak lain dari pola tidur yang tidak konsisten adalah meningkatnya peradangan dalam tubuh.

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa tidur yang tidak teratur dapat memicu peradangan kronis yang berkaitan dengan aterosklerosis atau penumpukan plak pada pembuluh darah arteri.

Kondisi ini dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit kardiovaskular apabila berlangsung dalam jangka panjang.

Cara Membangun Pola Tidur yang Lebih Konsisten

Bagi sebagian orang, menjaga jadwal tidur yang teratur bukan hal mudah. Namun, ada beberapa langkah sederhana yang dapat membantu membentuk kebiasaan tidur yang lebih sehat.