Menurutnya, saat ini operasional lapangan minyak di Irak sudah kembali berjalan, namun produksinya belum normal dan masih berada di bawah 10 persen untuk memenuhi kebutuhan domestik Irak.

“Sekarang produksi sudah diizinkan tapi belum full hanya kurang dari 10 persen hanya untuk memenuhi kebutuhan di internal Irak, jadi belum kembali seperti semula. Itulah tantangan kami yang kami hadapi pada kuartal I 2026,” pungkasnya.