Jakarta — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk periode 21-23 Mei 2026. Dalam laporan tersebut, sejumlah wilayah di Indonesia diprakirakan berpotensi mengalami hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat pada Sabtu (23/5).

BMKG menyebut wilayah Kepulauan Bangka Belitung, Kalimantan Barat, dan Maluku berpotensi diguyur hujan lebat hingga sangat lebat. Selain itu, potensi angin kencang juga diperkirakan terjadi di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sementara itu, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diprediksi terjadi lebih luas di sejumlah daerah lain, mulai dari Sumatra Utara, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, hingga Papua.

Meski demikian, BMKG menyatakan tidak ada wilayah yang diperkirakan mengalami hujan dengan intensitas ekstrem dalam periode tersebut.

BMKG Ungkap Faktor Pemicu Cuaca Ekstrem

BMKG menjelaskan kondisi atmosfer di Indonesia saat ini masih dipengaruhi oleh aktivitas sejumlah gelombang tropis.

Gelombang Kelvin yang bergerak ke arah timur diprediksi aktif di beberapa wilayah, seperti Laut Andaman, Sumatra Utara, Jambi, Selat Malaka, Laut Natuna Utara, Sulawesi bagian utara hingga Laut Maluku, Teluk Cendrawasih, dan Papua bagian utara hingga tengah.

Sementara itu, Gelombang Rossby Ekuatorial yang bergerak ke arah barat diprakirakan aktif di sebagian wilayah Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT), hingga Laut Timor.

“Aktivitas gelombang tropis tersebut dapat membantu meningkatkan suplai uap air dan mendukung proses pembentukan awan hujan di wilayah yang dilaluinya,” tulis BMKG.