Dampak Meluas hingga Surabaya

Dampak ledakan pabrik pengolahan baja PT Great Wall Steel (GWS) juga dilaporkan mencapai wilayah Kota Surabaya. Dua rumah di kawasan Kutisari Indah Barat, Kecamatan Tenggilis Mejoyo, mengalami kerusakan material.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya menerima laporan kejadian tersebut pada pukul 15.50 WIB. Getaran akibat ledakan diduga menjadi penyebab kerusakan pada bagian rumah warga.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Surabaya, Linda Novanti, menyebutkan dua rumah terdampak milik warga berinisial TNM (45) dan S (59).

Berdasarkan hasil asesmen, rumah pertama mengalami kerusakan ringan pada dudukan lampu yang terlepas dari plafon dan pemilik tidak memerlukan bantuan perbaikan. Sementara itu, rumah kedua mengalami kerusakan lebih serius, yakni kaca jendela kamar di lantai dua pecah akibat guncangan.

“Rumah kedua, kerusakan terjadi pada kaca jendela kamar yang berada di lantai 2. Harapan pemilik rumah mendapatkan bantuan penggantian kerugian material kaca jendela,” ujar Linda.

Kronologi Ledakan dari Pihak Perusahaan

Manajemen PT Great Wall Steel (GWS) akhirnya memberikan penjelasan terkait insiden tersebut. HRD & General Affair PT GWS, Heri Prasetyo, menyampaikan bahwa ledakan terjadi saat pekerja memotong material besi tua (scrap) di area terbuka atau scrap yard.

Material tersebut dipotong karena ukurannya terlalu besar untuk masuk ke mesin peleburan. Namun, tanpa diduga, material yang sedang diproses justru meledak.

“Nah, waktu dipotong itu tanpa mereka ketahui dan mereka duga ternyata yang mereka potong itu meledak,” ujar Heri dalam klarifikasi di Sidoarjo, Senin malam.

Insiden ini dilaporkan menyebabkan satu orang meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka ringan.