JAKARTA – Pangeran Harry dan Meghan Markle disebut berpotensi kembali meninggalkan Inggris dan menetap di Amerika Serikat jika persoalan keamanan keluarga mereka tidak mendapatkan pengaturan yang sesuai.

Pasangan tersebut baru kembali tinggal di Inggris pada awal September 2026. Namun, persoalan keamanan disebut menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi keputusan mereka untuk tetap tinggal di Inggris atau kembali ke Montecito, California.

Laporan Daily Mail pada Sabtu (19/9) menyebut keputusan Royal and VIP Executive Committee (Ravec) terkait pengamanan Harry menjadi salah satu hal yang diperhatikan pasangan tersebut.

Menunggu Keputusan Ravec

Ravec merupakan komite yang menangani pengaturan pengamanan yang didanai negara bagi anggota keluarga kerajaan dan sejumlah tokoh publik.

Setelah Harry dan Meghan mundur sebagai anggota senior keluarga kerajaan pada 2020, hak mereka atas pengamanan yang didanai negara berubah. Harry kemudian mengajukan keberatan karena menilai dirinya dan keluarganya tetap membutuhkan perlindungan ketika berada di Inggris.

Kini, Ravec dijadwalkan meninjau kembali tingkat perlindungan kepolisian bagi Harry dan keluarganya. Peninjauan tersebut disebut mempertimbangkan kondisi mereka yang kini tinggal di Inggris bersama kedua anaknya.

Risiko yang dinilai mencakup keamanan di tempat tinggal serta aktivitas sehari-hari, termasuk perjalanan dan kegiatan yang berkaitan dengan anak-anak mereka.

Menurut sumber yang dikutip Daily Mail, keputusan tersebut disebut dapat menjadi faktor dalam menentukan apakah Harry dan Meghan akan tetap tinggal di Inggris atau kembali ke Amerika Serikat. Keputusan Ravec diperkirakan baru diketahui pada Oktober mendatang.

Daily Mail dan Daily Express juga melaporkan bahwa Harry dan Meghan belum memberikan pernyataan resmi mengenai rumor kepindahan kembali ke Amerika Serikat.