Jakarta — Bos Netflix mengungkapkan bahwa kegagalan mengakuisisi Warner Bros. Discovery memang mengecewakan. Namun di balik itu, perusahaan justru mendapatkan pelajaran penting sekaligus kompensasi besar.

Co-CEO Netflix, Ted Sarandos, menyebut pengalaman tersebut menguji disiplin investasi perusahaan, terutama dalam mengambil keputusan besar.

“Manfaat terpenting dari seluruh proses ini adalah kami menguji disiplin investasi kami. Ketika biaya kesepakatan meningkat melebihi nilai bagi bisnis dan pemegang saham, kami siap mengesampingkan emosi dan mundur,” ujarnya, dikutip dari Variety.

Menurut Sarandos, keputusan tersebut menjadi pembelajaran penting bagi tim dalam menghadapi proses merger dan akuisisi (M&A) di masa depan.

Belajar dari Proses Akuisisi

Ia mengakui ada kekecewaan karena tidak jadi bekerja sama dengan tim Warner Bros Discovery. Namun, pengalaman tersebut dinilai memperkuat kemampuan internal perusahaan.

“Kami bertemu banyak orang hebat di WBD. Kekecewaannya adalah tidak bisa bekerja sama dengan mereka,” katanya.

Netflix sendiri sempat mengajukan tawaran besar untuk mengakuisisi aset WBD. Namun pada 26 Februari 2026, perusahaan memutuskan mundur setelah nilai kesepakatan dinilai tidak lagi menguntungkan.