Jakarta – Perjalanan merger Paramount Skydance dengan Warner Bros. Discovery (WBD) memasuki perkembangan baru setelah Paramount mencapai kesepakatan dengan California dan 11 negara bagian lain yang sebelumnya menggugat transaksi tersebut.
Kesepakatan itu menjadi perkembangan penting dalam proses merger senilai sekitar US$110 miliar yang sebelumnya menghadapi gugatan antimonopoli dari koalisi 12 negara bagian Amerika Serikat.
California menjadi salah satu pihak utama dalam gugatan tersebut. Jaksa Agung California Rob Bonta sebelumnya menuntut adanya langkah struktural untuk mengatasi kekhawatiran terkait dampak merger terhadap persaingan di industri media.
Dengan tercapainya penyelesaian, salah satu hambatan hukum utama terhadap transaksi tersebut berhasil dilewati. Namun, proses merger tetap harus menyelesaikan tahapan lain sebelum benar-benar rampung.
Ada Sejumlah Syarat dalam Kesepakatan
Reuters melaporkan kesepakatan tersebut mencakup sejumlah komitmen dari Paramount. Salah satunya adalah pembentukan dewan editorial independen untuk CNN dan CBS.
Paramount juga berkomitmen mempertahankan tingkat produksi film tertentu. Perusahaan akan menghadapi penalti jika tidak memenuhi target produksi 30 film per tahun.
Laporan Reuters lainnya menyebut Paramount juga membahas investasi sebesar US$1,5 miliar untuk produksi film dan televisi di California serta komitmen mempertahankan fasilitas studio di negara bagian tersebut.
Sejumlah ketentuan tersebut menjadi bagian dari pembicaraan antara Paramount dan pemerintah negara bagian untuk mengatasi kekhawatiran yang muncul akibat rencana penggabungan dua perusahaan media besar tersebut.

