Meta bantah tuduhan

Meta sebelumnya telah membantah tuduhan yang diajukan terhadap perusahaan tersebut. Meta menilai tuntutan yang diajukan tidak terbukti dan perhitungan denda yang digunakan juga keliru.

Perusahaan juga menegaskan tidak ada bukti bahwa masyarakat dirugikan oleh fitur-fitur di Instagram. Meta menilai tuntutan tersebut hanya mengejar denda dengan nilai yang sangat besar.

“Alih-alih berpegang pada fakta atau hukum, negara-negara bagian tersebut justru memutuskan untuk mengejar ganti rugi yang tidak masuk akal. Kami tetap teguh pada rekam jejak kami dalam menciptakan perlindungan yang kuat bagi remaja, dan menantikan kesempatan untuk menyampaikan argumen kami di pengadilan,” ujar juru bicara perusahaan.

Persidangan diperkirakan berlangsung selama kurang lebih enam minggu.

Sejumlah pimpinan Meta juga diperkirakan akan memberikan kesaksian dalam proses persidangan, termasuk CEO Mark Zuckerberg dan Kepala Instagram Adam Mosseri.