Dugaan Soal Sekoci Masih Perlu Investigasi

Salah satu dugaan yang muncul terkait banyaknya korban adalah kapal tersebut diduga tidak memiliki sekoci atau perahu penyelamat yang biasa digunakan dalam keadaan darurat.

Dugaan tersebut menyebut kondisi itu membuat penumpang dan awak kapal menyelamatkan diri dengan melompat ke laut menggunakan life vest atau rompi pelampung.

Namun, penyebab kebakaran maupun aspek keselamatan kapal masih menjadi bagian yang perlu dipastikan melalui investigasi otoritas berwenang.

KPK-PN juga membantah rumor yang beredar melalui sejumlah podcast dan media sosial mengenai kepemilikan KMP Mutiara Sentosa II oleh dua pengusaha besar di Indonesia.

“Mari kita percaya pada KNKT dalam melakukan investigasi dan rekomendasinya, tanpa bergeser menduga-duga atau ujaran fitnah di platform sosial media,” katanya.

Maruly kembali menekankan bahwa KNKT bekerja sesuai dengan peraturan yang melingkupinya, yakni Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran, Peraturan Pemerintah Nomor 62 Tahun 2013 tentang Investigasi Kecelakaan Transportasi, serta Peraturan Presiden Nomor 2 Tahun 2012 tentang Komite Nasional Keselamatan Transportasi.

Basarnas Akhiri Monitoring Aktif

Sementara itu, Basarnas mengakhiri monitoring aktif terhadap KMP Mutiara Sentosa II setelah empat hari melakukan penyisiran dan pemantauan di perairan utara Pulau Madura, Jawa Timur.

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya Nanang Sigit PH mengatakan keputusan tersebut diambil pada hari ketujuh setelah insiden kebakaran KMP Mutiara Sentosa II. Menurutnya, tidak ditemukan indikasi keberadaan kapal maupun korban yang mungkin masih belum ditemukan.

“Dengan tidak adanya tanda-tanda korban yang mungkin belum ditemukan, maka kami mengakhiri kegiatan monitoring aktif,” kata Nanang mengutip Antara, Minggu.

Berakhirnya monitoring aktif Basarnas menjadi perkembangan terbaru dalam penanganan insiden KMP Mutiara Sentosa II. Sementara itu, publik masih menunggu hasil investigasi KNKT untuk mengetahui penyebab kecelakaan dan rekomendasi keselamatan yang akan dikeluarkan.