Makassar Move Dorong Gaya Hidup Sehat
Fitur ketiga, Makassar Move, dirancang untuk mendorong pola hidup sehat sekaligus membuka ruang interaksi antara masyarakat dan pemerintah.
Melalui fitur ini, warga dapat merekam aktivitas fisik sehari-hari, mulai dari berjalan kaki, jogging, berlari hingga bersepeda.
“Yang jalan kaki, yang jogging, yang naik sepeda, yang lari, silakan masuk ke dalam aplikasi Lontara,” ungkapnya Appi.
“Setiap minggu akan ada hadiah-hadiah menarik yang diundi untuk kita dapatkan bersama-sama,” sambung Munafri.
Menurut Munafri, Makassar Move tidak hanya berfungsi sebagai pencatat aktivitas olahraga. Warga juga dapat menggunakan fitur tersebut untuk melaporkan berbagai kondisi yang mereka temukan saat beraktivitas di jalan.
Laporan itu dapat mencakup kondisi yang membutuhkan perhatian atau perbaikan dari pemerintah.
“Jadi, kita meluncurkan Makassar Move ini adalah sebuah kegiatan di mana masyarakat Kota Makassar yang datang melakukan kegiatan sehat setiap hari,” jelasnya.
“Baik itu yang berjalan, baik itu yang jogging, baik itu yang berlari, baik itu yang naik sepeda, bisa melaporkan hal-hal yang mereka lihat di jalanan untuk dilakukan pola perbaikan,” tambah Appi.
Munafri menilai pola tersebut dapat menjadi ruang komunikasi dua arah antara pemerintah dan masyarakat. Keterlibatan warga, kata dia, penting karena tidak seluruh persoalan di lapangan dapat terpantau secara langsung oleh pemerintah.
“Nah, inilah yang di maksudkan sebagai ruang interaksi, ruang komunikasi antara pemerintah dengan masyarakat untuk membangun sebuah kebersamaan yang lebih baik.
“Sehingga hal-hal yang luput dari perhatian pemerintah bisa cepat diakses melalui layanan fitur digital yang diberikan oleh pemerintah,” tuturnya.

