“Bagi kami, menjadi tuan rumah bukan hanya tentang menyelenggarakan sebuah kegiatan, tetapi tentang belajar melayani, membangun kebersamaan, dan membuktikan bahwa kepercayaan yang diberikan dapat dijawab dengan kerja nyata.”

Rosita Yikwa, Ketua HMPJ, juga menyampaikan bahwa Halal Bi Halal KOMPASS menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antarmahasiswa Papua yang tersebar di berbagai daerah.

“Kami HMPJ mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada kami. Semoga Jambi tidak hanya menjadi tempat berlangsungnya kegiatan, tetapi menjadi ruang yang mempertemukan kembali keluarga besar mahasiswa Papua di Sumatera dalam persaudaraan.”

Sementara itu, Anderian Kamo, Ketua Umum Komunitas Mahasiswa Papua Se-Sumatera (KOMPASS), menegaskan bahwa persaudaraan merupakan fondasi utama dalam membangun organisasi mahasiswa Papua di tanah rantau.

“Kita boleh berbeda kota, berbeda kampus, berbeda latar belakang, bahkan berbeda cara berpikir. Tetapi perbedaan tidak boleh membuat kita kehilangan rumah persaudaraan. KOMPASS hadir untuk mempertemukan perbedaan menjadi kekuatan.”

Menurut Kamo, Halal Bi Halal harus dimaknai lebih jauh sebagai momentum melakukan refleksi organisasi. Kesalahan masa lalu tidak seharusnya menjadi tembok yang memisahkan, melainkan menjadi pelajaran untuk membangun hubungan yang lebih dewasa.

“Memaafkan bukan berarti melupakan. Memaafkan adalah keberanian untuk tidak membiarkan masa lalu menguasai masa depan. Sebab persaudaraan yang kuat bukan persaudaraan tanpa kesalahan, tetapi persaudaraan yang mampu memperbaiki kesalahan bersama.”