Kota Jambi Paparkan Pengembangan Energi Terbarukan

Dalam forum tersebut, Kota Jambi yang mengemban amanah sebagai Ketua Bidang Energi IMT-GT Green Cities Mayor Council turut memaparkan perkembangan sejumlah kota anggota dalam pemanfaatan energi terbarukan sebagai bagian dari pembangunan rendah karbon.

“Di Kota Jambi kami terus mendorong pengembangan konsep waste to energy, bagaimana sampah tidak lagi menjadi beban, tetapi menjadi sumber energi dan memberikan manfaat ekonomi melalui penerapan ekonomi sirkular. Dampaknya bukan hanya terhadap pengurangan sampah, tetapi juga menjaga kualitas lingkungan,” jelas Maulana.

Menurutnya, sejumlah daerah anggota IMT-GT telah berhasil mengembangkan sistem pengelolaan sampah yang modern, efisien, dan berbasis teknologi.

Pengalaman tersebut dinilai dapat menjadi referensi bagi Kota Jambi untuk mengembangkan sistem yang sesuai dengan karakteristik daerah.

“Sampah yang kita miliki bernilai ekonomi apabila dikelola dengan baik. Melalui pemanfaatan teknologi dan aplikasi digital, sistem pengelolaan sampah dapat menjadi lebih efektif sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat. Kolaborasi seperti inilah yang harus terus kita dorong,” tegasnya.

Selain pengelolaan sampah, Pemerintah Kota Jambi juga terus mengembangkan berbagai program pendukung kota hijau, di antaranya pengembangan kendaraan berbasis listrik, pemanfaatan energi terbarukan, hingga perluasan jaringan city gas sebagai energi yang lebih bersih.

“Kita juga sedang mengembangkan jaringan city gas yang juga telah diterapkan di berbagai negara. Forum ini menjadi kesempatan yang sangat baik untuk saling berbagi pengalaman dan memperkuat kerja sama dalam menghadirkan berbagai inovasi pembangunan berkelanjutan di Kota Jambi,” pungkas Maulana.