“Transformasi digital membutuhkan kerja sama lintas sektor. Karena itu diperlukan sebuah forum yang mampu menjembatani komunikasi, menyampaikan aspirasi, serta merumuskan solusi terhadap berbagai tantangan yang dihadapi industri telekomunikasi dan internet di daerah,” ujar Almen.

Ia berharap PAGUJATI dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung pengembangan sektor digital sekaligus menciptakan iklim usaha yang sehat dan kompetitif.

Dorong Penataan Kabel Melalui Tol Kabel Bawah Tanah

Salah satu agenda utama yang dibahas dalam forum tersebut adalah penataan jaringan kabel telekomunikasi yang masih banyak terpasang secara terbuka di sejumlah kawasan perkotaan.

Pelaku industri mengusulkan pembangunan koridor utilitas terpadu atau “tol kabel” bawah tanah yang dapat digunakan bersama oleh seluruh penyedia layanan internet.

Konsep tersebut dinilai mampu mengurangi kesemrawutan kabel udara, meningkatkan estetika kota, memperkuat keamanan infrastruktur, serta mendukung tata ruang perkotaan yang lebih modern dan tertata.

Wali Kota Jambi, Maulana, menyambut baik gagasan tersebut dan menilai PAGUJATI dapat menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara pemerintah dan pelaku usaha.

“Kami mendukung kehadiran PAGUJATI sebagai forum komunikasi yang dapat memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha. Penataan infrastruktur telekomunikasi menjadi bagian penting dalam mewujudkan Kota Jambi yang lebih modern, tertata dan nyaman,” katanya.

Penguatan Data Center Lokal

Selain infrastruktur jaringan, diskusi juga menyoroti pentingnya pengembangan pusat data atau data center lokal sebagai bagian dari strategi transformasi digital daerah.