Sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan tugas para prajurit, Pemerintah Provinsi Jambi sebelumnya memberikan bantuan berupa drone yang digunakan untuk mendukung operasional di lapangan.
“Kondisi di sana cukup berat, hutan lebat dan rawan. Bantuan drone yang kita berikan terbukti bermanfaat selama mereka bertugas,” katanya.
Diharapkan Tetap Mengabdi untuk Masyarakat
Gubernur berharap seluruh prajurit yang telah menyelesaikan penugasan dapat terus menjaga semangat pengabdian dan berkontribusi bagi masyarakat setelah kembali ke daerah.
“Kami berharap mereka terus semangat, hadir untuk masyarakat, dan tetap mengabdi bagi daerah serta negara,” tutup Al Haris.
Kepulangan 450 prajurit Yonif 142/Ksatria Jaya menjadi momen penuh kebanggaan bagi masyarakat Jambi, sekaligus bentuk penghormatan atas pengabdian mereka dalam menjaga keamanan dan kedaulatan negara di wilayah perbatasan Papua.

