Menurutnya, pesantren menjadi salah satu benteng moral yang berperan dalam mencetak generasi berakhlak mulia, beriman, dan memiliki pemahaman agama yang kuat.

“Bayangkan kalau tidak ada pesantren, bagaimana akhlak anak-anak kita, bagaimana pemahaman agama mereka. Pondok inilah yang menuntun mereka menjadi generasi berakhlakul karimah, beriman, berilmu agama yang kokoh menghadapi tantangan masa depan,” ujarnya.

Ia menambahkan, pondok pesantren memiliki posisi strategis dalam pembangunan peradaban bangsa karena mampu mengintegrasikan pendidikan agama dengan pembinaan karakter.

“Pondok pesantren memiliki peran strategis dalam pembangunan peradaban bangsa dan menjadi benteng moral. Pendidikan di pesantren yang mengintegrasikan ilmu agama dan pembinaan karakter sangat penting untuk melahirkan generasi yang cerdas, berakhlak, dan berdaya saing,” lanjutnya.

Salurkan Bantuan CSR Bank Jambi

Pada kesempatan tersebut, Al Haris juga menyerahkan bantuan Pemerintah Provinsi Jambi melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Jambi senilai Rp20 juta untuk mendukung kegiatan dan pengembangan pondok pesantren.

Di akhir sambutannya, Al Haris menyampaikan penghargaan kepada pimpinan, pengasuh, serta seluruh jajaran Pondok Pesantren Thoriqul Jannah Al-Firdaus yang telah berkontribusi dalam pendidikan dan pembinaan generasi muda.

“Mudah-mudahan segala amalnya dicatat Allah sebagai amal saleh. Semoga beliau dan keluarga diberi kesehatan, dikuatkan iman, dan istiqomah terus mendidik anak-anak kita,” tutupnya.