Jika memungkinkan, hindari lingkungan yang penuh asap rokok dan dorong penerapan kawasan bebas rokok di rumah, kantor, maupun kendaraan pribadi.

4. Kurang Tidur

Kebiasaan begadang karena pekerjaan atau hiburan dapat berdampak pada kesehatan jantung. Kurang tidur diketahui dapat meningkatkan tekanan darah dan memicu peradangan dalam tubuh.

Mengutip Times of India, kurang tidur juga dapat memengaruhi kadar gula darah dan meningkatkan risiko resistansi insulin.

Untuk menjaga kesehatan jantung, usahakan tidur selama 7 hingga 9 jam setiap malam, mengurangi penggunaan gawai sebelum tidur, serta membangun rutinitas malam yang lebih tenang.

5. Jarang Berjemur di Pagi Hari

Paparan sinar matahari pagi memiliki manfaat bagi kesehatan, termasuk membantu tubuh memproduksi vitamin D.

Melansir The Independent, kekurangan vitamin D dapat meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan, termasuk yang berkaitan dengan jantung. Berjemur secara rutin dalam durasi singkat pada pagi hari dapat menjadi salah satu cara memenuhi kebutuhan vitamin D harian.

6. Sarapan Tinggi Natrium

Konsumsi makanan tinggi natrium secara berlebihan dapat meningkatkan tekanan darah dan memperbesar risiko penyakit jantung.

Mengutip Eating Well, sebuah studi yang dipublikasikan dalam jurnal Nutrients pada 2020 menemukan bahwa orang yang mengonsumsi makanan tinggi natrium memiliki risiko 19 persen lebih tinggi mengalami penyakit kardiovaskular dibandingkan mereka yang menjalani pola makan rendah natrium.

Karena itu, penting untuk lebih cermat memilih menu sarapan yang sehat dan rendah garam.

7. Langsung Membuka Ponsel Setelah Bangun Tidur

Kebiasaan mengecek ponsel sesaat setelah bangun tidur ternyata dapat memicu stres sejak awal hari.