Menurut WebMD, folikel rambut memiliki sel pigmen yang menghasilkan melanin, zat yang memberi warna pada rambut. Seiring bertambah usia, produksi melanin melambat sehingga rambut kemaluan mulai memutih atau beruban.

5. Penis Menjadi Melengkung

Cedera ringan pada penis, baik akibat aktivitas seksual maupun kecelakaan, dapat membentuk jaringan parut.

Saat usia bertambah, jaringan parut tersebut dapat menumpuk dan membuat penis melengkung ketika ereksi. Kondisi ini dikenal sebagai Peyronie’s disease atau Peyronie.

Dalam beberapa kasus, kondisi ini dapat menyebabkan hubungan seksual terasa tidak nyaman. Penanganannya bisa dilakukan melalui terapi suntikan hingga operasi sesuai tingkat keparahan.

6. Warna Penis Berubah

Bertambahnya usia juga dapat menyebabkan penumpukan lemak pada dinding pembuluh darah yang memengaruhi aliran darah.

Padahal, aliran darah berperan memberi warna merah muda pada kepala penis. Saat aliran darah menurun, warna kepala penis bisa tampak lebih pucat.

Namun, jika perubahan warna disertai benjolan atau luka, pemeriksaan medis sebaiknya segera dilakukan.

7. Rambut Kemaluan Menipis

Ketebalan rambut di area kemaluan berbeda pada setiap orang. Namun, rambut di sekitar penis umumnya bisa semakin menipis seiring bertambah usia.

Kondisi ini sebenarnya normal dan tidak selalu membutuhkan penanganan. Meski begitu, sebagian orang memilih metode transplantasi rambut demi alasan kenyamanan atau estetika.

Menjaga pola hidup sehat tetap penting untuk membantu mempertahankan kesehatan penis dan fungsi seksual seiring pertambahan usia.