Jakarta — Sutradara Lee Cronin kembali menghadirkan film horor terbaru berjudul Lee Cronin’s The Mummy, sebuah interpretasi ulang dari waralaba ikonis The Mummy. Film ini menawarkan pendekatan baru dengan fokus pada teror psikologis dalam lingkup keluarga.
Cerita berpusat pada Charlie, seorang jurnalis yang diperankan oleh Jack Reynor. Hidupnya hancur setelah putrinya, Katie (Natalie Grace), menghilang secara misterius di tengah padang pasir. Peristiwa tersebut meninggalkan trauma mendalam yang merusak keharmonisan keluarganya selama bertahun-tahun.
Setelah delapan tahun tanpa kabar, harapan muncul ketika Charlie dan istrinya menerima panggilan dari pihak kedutaan Amerika Serikat. Mereka mendapat kabar bahwa Katie telah ditemukan.
Namun, keajaiban itu berubah menjadi mimpi buruk. Katie ditemukan dalam kondisi hidup di dalam sarkofagus berusia 3.000 tahun.
Alih-alih kembali sebagai anak yang mereka kenal, Katie justru tampil dengan kondisi menyerupai mayat hidup. Ia tidak berbicara, bergerak dengan cara merangkak, dan mulai menunjukkan perilaku agresif yang membahayakan.
Kepulangannya yang semula diharapkan menjadi momen bahagia justru membawa teror ke dalam rumah. Ancaman yang muncul tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga mengguncang kondisi psikologis keluarga.
Di tengah ketakutan yang semakin intens, Charlie berusaha mengungkap misteri di balik hilangnya Katie dan asal-usul perubahan mengerikan yang dialaminya.
Film ini semakin dinantikan karena melibatkan sejumlah nama besar di industri horor. Selain Lee Cronin, proyek ini juga diproduseri oleh James Wan melalui Atomic Monster dan Jason Blum melalui Blumhouse Productions.
Deretan pemain yang terlibat antara lain Laia Costa, May Calamawy, dan Veronica Falcon.
Lee Cronin’s The Mummy dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 15 April.

