Jakarta — Sejumlah kebiasaan sehari-hari yang terlihat sepele ternyata dapat meningkatkan risiko munculnya infeksi saluran kemih (ISK). Mulai dari menahan buang air kecil hingga pilihan pakaian dalam, berbagai hal sederhana ini bisa berdampak pada kesehatan saluran kemih.

Perempuan secara anatomi memang lebih rentan terhadap ISK karena memiliki uretra yang lebih pendek, sehingga bakteri lebih mudah mencapai kandung kemih.

Namun di luar faktor anatomi tersebut, ada sejumlah kebiasaan dan kondisi kesehatan tertentu yang dapat memperbesar peluang terjadinya ISK. Kondisi ini umumnya ditandai dengan rasa perih saat buang air kecil, nyeri, serta dorongan untuk berkemih yang terus-menerus.

Melansir berbagai sumber, berikut tujuh kebiasaan yang berpotensi memicu ISK.

1. Menahan Buang Air Kecil

Mengutip Everyday Health, kebiasaan menunda buang air kecil saat sibuk bekerja atau bepergian dapat membuat urine tertahan terlalu lama di kandung kemih. Kondisi ini menyebabkan urine “terjebak” dan memberi kesempatan bakteri berkembang biak.

Profesor kebidanan dan kandungan, Jill Maura Rabin, menjelaskan bahwa sisa urine yang tidak dikeluarkan sepenuhnya dapat menjadi tempat berkembangnya bakteri.

Mengosongkan kandung kemih secara tuntas membantu mengurangi risiko penumpukan bakteri yang bisa memicu peradangan atau infeksi.