Vietnam, Laos, dan Kamboja juga akan meningkatkan konektivitas perjalanan dan transportasi serta mengembangkan paket wisata bersama.

Rencana kerja sama periode 2026-2028 tersebut mencakup enam bidang prioritas, yakni pengembangan produk wisata bersama, pemasaran dan promosi bersama, peningkatan konektivitas transportasi, kerja sama pemerintah dan swasta, pariwisata berkelanjutan, serta pertukaran pengalaman antarpejabat pariwisata.

Kerja sama tersebut didorong oleh besarnya potensi pasar pariwisata di ketiga negara.

Pada 2025, Vietnam, Laos, dan Kamboja menerima 31,3 juta wisatawan asing, meningkat 10,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Sementara pada kuartal pertama 2026, ketiganya mencatat 16,6 juta wisatawan asing serta sekitar 1,6 juta wisatawan dari dalam kawasan ketiga negara.

Melalui kolaborasi tersebut, ketiga negara berharap wisatawan tidak lagi memandang Vietnam, Laos, dan Kamboja sebagai destinasi yang berdiri sendiri, melainkan sebagai satu rangkaian perjalanan wisata di kawasan Indochina.

Konferensi Menteri Pariwisata Kamboja-Laos-Vietnam berikutnya dijadwalkan berlangsung di Laos pada 2027.