Hiu Atlantik Utara Dipasangi CTD Tags
Sejumlah jenis hiu di Atlantik Utara dinilai paling cocok untuk membawa perangkat tersebut. Jenis yang digunakan antara lain hiu mako sirip pendek, hiu biru, hiu martil halus, hingga hiu putih besar berusia muda.
Jenis-jenis tersebut dipilih karena memiliki kebiasaan sering muncul ke permukaan. Kondisi tersebut memungkinkan data yang tersimpan pada sensor ditransmisikan ke satelit.
Proses pemasangan sensor dimulai setiap awal Mei ketika hiu berimigrasi mendekati pesisir.
Carlisle mengibaratkan pemasangan perangkat tersebut seperti kerja kru pit stop dalam arena balap mobil. Prosesnya berlangsung kurang dari lima menit untuk menjaga kondisi fisik hiu.
Sensor yang digunakan juga dirancang untuk berkarat dan terlepas dengan sendirinya seiring berjalannya waktu.
Hiu Bantu Tingkatkan Prediksi Badai
Peneliti lainnya, Caroline Wiernicki, menggambarkan kondisi hiu dalam proyek tersebut jauh berbeda dari citra mengerikan yang selama ini melekat di masyarakat.
Ia berkelakar bahwa hiu-hiu yang terlibat dalam penelitian tersebut kini lebih mirip pegawai kantor yang mencatat jam kerja dan menyerahkan laporan suhu harian.
Data kondisi samudra yang dikumpulkan melalui tubuh hiu diharapkan dapat membantu mempertajam prediksi cuaca.
Informasi tersebut juga diharapkan meningkatkan ketahanan masyarakat pesisir, mulai dari North Carolina hingga Massachusetts, dalam menghadapi ancaman badai yang kian ekstrem.
Dengan memanfaatkan hiu sebagai pembawa sensor, para peneliti memperoleh cara baru untuk mengumpulkan data kondisi laut secara langsung dari lingkungan tempat hiu bergerak.

