“Benar, telah terjadi angin kencang di Kecamatan Langkahan. Angin merusak huntara yang ada di sana,” kata Bahron kepada wartawan, Rabu (3/6).
Menurutnya, tim di lapangan masih melakukan penanganan dan pendataan untuk memastikan kebutuhan warga terdampak dapat segera dipenuhi.
Warga Diminta Tetap Waspada
BPBA mencatat total sementara sebanyak 58 unit huntara terdampak akibat cuaca ekstrem tersebut.
“Berdasarkan data sementara, total sebanyak 58 unit huntara terdampak,” ujarnya.
Saat ini kondisi cuaca di wilayah terdampak dilaporkan telah membaik. Warga juga telah memindahkan barang-barang berharga ke lokasi yang lebih aman sebagai langkah antisipasi apabila terjadi cuaca buruk susulan.
BPBA mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu, terutama selama musim peralihan yang masih berlangsung di sejumlah wilayah Aceh.

