Jakarta — Panitia Natal Nasional PDI Perjuangan (PDIP) menggelar kegiatan bakti sosial sekaligus perayaan Natal bersama warga terdampak bencana di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara (Sumut), yang berlangsung sejak Kamis (22/1) hingga Sabtu (24/1).
Seluruh panitia Natal Nasional PDIP menyusuri sejumlah posko pengungsian korban bencana di berbagai wilayah Tapteng, di antaranya Kecamatan Tukka, Desa Hutanabolon, Kecamatan Badiri, Kota Sibolga, serta beberapa lokasi lain yang terdampak bencana alam.
Ketua Panitia Natal Nasional PDIP, Marinus Gea, menyampaikan bahwa perayaan Natal bersama para pengungsi di Tapanuli Tengah memberikan makna tersendiri bagi seluruh panitia dan kader partai.
“Ini membuktikan kepedulian dan kehadiran PDI Perjuangan di tengah-tengah masyarakat, bahwa PDI Perjuangan mengusung prinsip menangis dan tertawa bersama rakyat. Kami dari panitia Natal Nasional PDIP berbagi kasih bersama rakyat,” ujar Marinus Gea di sela-sela perayaan Natal Nasional PDIP di Tapteng, dalam keterangan tertulis, Minggu (25/1).
Marinus menjelaskan, pelaksanaan Natal Nasional PDIP bersama masyarakat terdampak bencana alam di Gereja HKBP Hutanabolon, Kecamatan Tukka, merupakan instruksi langsung dari Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.
“Ketua Umum Ibu Megawati Soekarnoputri menginstruksikan agar Natal Nasional dilaksanakan bersama saudara-saudara kita yang terdampak bencana. Kita ingin hadir, merasakan apa yang mereka rasakan, dan berbagi pengharapan dan sukacita,” katanya.
Ia menambahkan, semangat kebersamaan tersebut sejalan dengan hakikat perayaan Natal. “Sebagaimana hakikat Natal, Tuhan Yesus hadir membawa keselamatan melalui pengorbanan. Demikian pula kita sebagai anak bangsa, bergotong royong membantu saudara-saudara kita yang tertimpa bencana,” ujar Marinus.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Panitia Natal Nasional PDIP bersama seluruh kader juga menggelar potong tumpeng bersama masyarakat terdampak bencana, sekaligus memperingati hari ulang tahun Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.
Sementara itu, Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, menilai kegiatan sosial yang digelar PDIP menjadi wujud kebersamaan partai dengan masyarakat yang tengah mengalami musibah.
“Kehadiran PDI Perjuangan sebagai bentuk semangat kebersamaan. Pada kesempatan ini akan dilakukan pembangunan 50 unit hunian sementara,” kata Masinton dalam sambutannya.
Selain bantuan hunian sementara, pelayanan kesehatan gratis juga diberikan kepada warga terdampak melalui pengerahan Kapal Kesehatan Laksamana Malahayati.
Ketua DPP PDIP Bidang Kesehatan, Ribka Tjiptaning, menjelaskan bahwa Rumah Sakit Apung Laksamana Malahayati dijadwalkan bersandar di Pelabuhan Perikanan Nasional (PPN) Sibolga, Tapanuli Tengah.
“Selama periode ini, masyarakat maupun para korban bencana dipersilakan datang dan akan mendapatkan layanan kesehatan gratis di RS Apung Laksamana Malahayati,” kata Ribka.


