Tantangan Bagi Demokrasi
Kondisi ini membentuk lingkaran umpan balik berbahaya: semakin perusahaan bersaing membangun alat kontrol, semakin kuat pula sarana represi yang dimiliki PKC. Ketika produk tersebut laku di pasar internasional, investasi dan ekspansi makin sulit dihentikan.
Kompleks industri-pengawasan China kini menjadi ancaman multidimensi bagi demokrasi. Modelnya modular, komersial, dan adaptif, sehingga mudah berkembang lintas batas. Perpaduan kontrol negara dan sektor swasta mengaburkan batas antara publik-pribadi, domestik-asing, serta keamanan-perdagangan.
Untuk merespons, negara demokratis perlu memperkuat ketahanan digital, mendiversifikasi rantai pasok, mendukung solusi open-source, serta mendorong kerja sama multilateral guna mengatur ekspor otoritarianisme.
Tanpa langkah strategis, model otoritarianisme teknologi ala China berpotensi terus meluas, menjelma sebagai ancaman serius bagi kedaulatan masyarakat terbuka di seluruh dunia.



