Begini Klarifikasi Yusril Ihza Mahendra Soal Konflik Berkepanjangan YPJ dengan Unbari

Berita, Peristiwa1140 Dilihat

Jambi – Yusril Ihza Mahendra akhirnya angkat bicara soal konflik berkepanjangan Yayasan Pendidikan Jambi (YPJ) yang diketahui masyarakat Jambi sebagai badan penyelenggara Universitas Batanghari.

Kepada sejumlah awak media, Yusril pengacara kondang sekaligus ahli hukum tata negara itu menyebutkan bahwa dirinya sama sekali tak ada sangkut pautnya dengan polemik yang sedang ramai soal Universitas Batanghari.

Sebagaimana belakangan nama besarnya santer diisukan menjadi salah satu tim kuasa hukum Yayasan Pendidikan Jambi yang diketuai oleh Camelia Puji Astuti. Kepada sejumlah awak media dia memberi klarifikasi.

“Saya sudah pelajari kasus ini dan saya sudah sampai pada kesimpulan bahwa saya tidak menangani kasus ini,” kata Ketua Dewan Pembina LABH Bulan Bintang Yusril Ihza Mahendra, Senin 10 Juli 2023.

Dia juga mengakui bahwa terdapat rekannya di LABH Bulan Bintang yang sebelumnya sudah berkomunikasi dengannya soal kasus ini. Namun setelah mempelajari dan mengikuti perkembangan kasus dia memutuskan, bahwa dia tak akan terlibat.

“Masalah Yayasan, itu saya tau persis karna memang Undang Undang Yayasan itu saya yang bikin lada tahun 2003,” ujar Yusril.

Menurut Yusril, yayasan pada umumnya dibentuk oleh orang-orang mampu yang keuntungannya tak lain untuk pengembangan yayasan.

“Dan kalau yayasan itu berkembang maju, dia (pendiri) ga boleh mencampuri. Dia tidak boleh mencampuri keuangan yayasan, kalau dia meninggal juga ga boleh diwariskan,” ujarnya.

Kalau Yayasan itu bubar, lanjut Yusril, maka hak-hak kekayaannya diserahkan kepada yayasan lain yang mempunyai kegiatan yang sama. Kalau tidak disepakati oleh negara.

“Jadi kalau ini sengketanya, ini alasannya adalah karna dulu bapaknya yang mendirikan yayasan. Saya bilang ga cocok,” ujarnya sambil tersenyum.

Terakhir dia pun menyampaikan kembali bahwa dia tak punya keterlibatan dalam perkara ini. Dia juga menilai bahwa keberadaan Universitas Batanghari kini sangat dibutuhkan oleh masyarakat Jambi.

“Karna yang mendirikan yayasan kan bukan satu orang, jadi kalau satu menuntut, yang lain nuntut juga. Ya saya ingin mengklarifikasi itu kepada masyarakat.” katanya.

Reporter: Juan Ambarita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *