Mengapa Autoimmune Gastritis Bisa Menyebabkan Kekurangan Zat Besi?

Asam lambung memiliki peran dalam proses penyerapan zat besi. Ketika sel penghasil asam lambung mengalami kerusakan akibat proses autoimun, penyerapan zat besi dari makanan dapat terganggu.

Autoimmune gastritis juga dapat mengganggu penyerapan vitamin B12 yang dibutuhkan tubuh untuk membentuk sel darah dan menjaga kesehatan sel saraf. Namun, kadar vitamin B12 pada pasien tersebut masih normal.

Menurut para dokter, defisiensi zat besi dapat menjadi tanda peringatan yang muncul lebih awal dibandingkan kekurangan vitamin B12 pada kondisi tersebut.

Autoimmune gastritis sendiri merupakan penyakit kronis yang menyerang sel parietal lambung. Kerusakan sel tersebut dapat menyebabkan produksi asam lambung berkurang dan pada tahap tertentu mengganggu penyerapan vitamin B12.

Meski demikian, laporan yang dibahas hanya melibatkan satu pasien. Karena itu, kasus tersebut belum dapat digunakan untuk menentukan seberapa sering kombinasi empat penyakit autoimun seperti ini terjadi.

Belum diketahui pula apakah satu penyakit autoimun memicu penyakit lainnya atau apakah pasien dengan beberapa penyakit autoimun perlu menjalani pemeriksaan lambung secara rutin.

Sebagian riwayat medis pasien juga tidak tersedia sehingga analisis mengenai penyebab kondisi tersebut belum sepenuhnya utuh.

Dokter memberikan suplemen zat besi kepada pasien dan berencana memantau kadar vitamin B12 serta folat. Pasien juga dijadwalkan menjalani pemeriksaan lambung ulang dengan biopsi dalam satu hingga dua tahun.

Pemantauan tersebut penting karena autoimmune gastritis dikaitkan dengan peningkatan risiko sejumlah tumor lambung dalam jangka panjang.

Kasus ini menunjukkan bahwa defisiensi zat besi yang tidak diketahui penyebabnya tidak selalu berkaitan dengan pola makan atau perdarahan.

Pada pasien yang telah memiliki penyakit autoimun, kondisi tersebut dapat menjadi salah satu petunjuk adanya gangguan pada organ lain yang belum terdeteksi.