Melanjutkan Program Scorpion Strike
Falcon Strike diluncurkan sembilan bulan setelah CENTCOM membentuk Scorpion Strike, satuan tugas drone serang satu arah pertama militer AS di Timur Tengah.
Scorpion Strike sebelumnya mencapai sejumlah kemampuan operasional penting. Salah satunya adalah peluncuran pertama drone serang dari kapal perang Angkatan Laut AS pada Desember lalu.
Satuan tersebut kemudian digunakan dalam perang AS bersama Israel melawan Iran yang disebut Operasi Epic Fury pada Februari lalu, termasuk serangan terhadap fasilitas pelabuhan Iran pada Juli.
Dengan pembentukan Falcon Strike, CENTCOM ingin melanjutkan pengembangan kemampuan drone melalui kerja sama dengan negara-negara mitra regional.
Soccent Pimpin Staf Falcon Strike
Personel Komando Operasi Khusus Pusat AS (Soccent), yang sebelumnya meluncurkan Scorpion Strike, akan memimpin staf Falcon Strike.
Staf tersebut terdiri dari perwakilan Amerika Serikat dan negara-negara mitra regional.
Soccent bermarkas di Pangkalan Angkatan Udara MacDill di Tampa. Komando tersebut bertugas merencanakan operasi khusus di wilayah CENTCOM.
Wilayah tanggung jawab CENTCOM mencakup 21 negara di Timur Tengah, Asia Tengah, dan Asia Selatan.
Pembentukan Falcon Strike memperluas kerja sama penggunaan sistem tanpa awak dalam lingkungan operasi yang mencakup udara, permukaan laut, dan bawah laut.

