Untuk membangun mental bertanding yang kuat, Hamudi menerapkan metode latihan khusus selama masa persiapan. Atlet putri dipasangkan dengan atlet putra untuk meningkatkan daya tahan, sementara atlet putra dibiasakan menghadapi lawan yang memiliki pengalaman bertanding lebih banyak atau postur tubuh yang lebih tinggi.

Selain itu, Hamudi mengapresiasi regulasi yang diterapkan panitia Kejuaraan Pencak Silat Piala Presiden 2026. Salah satunya adalah pembatasan jadwal pertandingan yang hanya berlangsung hingga pukul 18.00 WIB.

Menurutnya, kebijakan yang meniadakan pertandingan pada malam hari sangat mendukung kebutuhan istirahat dan proses pemulihan kondisi fisik para atlet muda.

Meski demikian, ia memberikan masukan terkait manajemen waktu dalam pengumuman bagan pertandingan. Hamudi berharap jadwal pertandingan pada penyelenggaraan berikutnya dapat dirilis lebih awal untuk membantu efisiensi biaya logistik kontingen daerah.

“Kalau kita sampai H-1 saja belum tahu jadwal anak-anak kita yang bermain, otomatis kita hanya menggunakan insting atau perhitungan dari otak saja yang bisa memakan uang lebih banyak,” tutur pelatih berusia 26 tahun tersebut.