Kredit Korporasi Tumbuh Positif
Dari sektor keuangan daerah, pertumbuhan kredit korporasi di Provinsi Jambi pada triwulan IV 2025 tumbuh 7,27 persen (yoy), meningkat dibandingkan triwulan sebelumnya yang mengalami kontraksi 5,78 persen.
Sektor pertanian menjadi salah satu pendorong utama dengan pertumbuhan kredit sebesar 21,51 persen. Selain itu, sektor pertambangan mencatat pertumbuhan signifikan sebesar 51,42 persen.
Di sisi lain, sektor perdagangan tumbuh 3,79 persen, lebih rendah dibandingkan triwulan sebelumnya yang mencapai 9,44 persen. Sementara sektor industri tumbuh 4,01 persen.
Aktivitas Tunai Meningkat Jelang Natal dan Tahun Baru
Perkembangan sistem pembayaran menunjukkan Provinsi Jambi mengalami net outflow uang tunai sebesar Rp2,74 triliun pada triwulan IV 2025.
Kondisi tersebut dipengaruhi meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat menjelang Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 yang mendorong tingginya penarikan uang tunai.
Pengangguran Menurun
Dari sisi ketenagakerjaan, jumlah penduduk bekerja di Provinsi Jambi pada Agustus 2025 tercatat sebanyak 1,85 juta orang atau meningkat 1,01 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Peningkatan tenaga kerja turut diikuti penurunan angka pengangguran menjadi 82,3 ribu orang, lebih rendah dibandingkan Agustus 2024 yang mencapai 86,08 ribu orang.
Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Provinsi Jambi juga turun menjadi 4,26 persen dari sebelumnya 4,48 persen pada Agustus 2024.
Ekonomi Jambi 2026 Diproyeksi Tetap Kuat
Ke depan, perekonomian Provinsi Jambi pada 2026 diprakirakan tetap tumbuh dalam rentang 4,20 hingga 5,00 persen (yoy).
Proyeksi tersebut didukung terjaganya daya beli masyarakat serta membaiknya kinerja sektor utama seperti pertanian dan pertambangan yang berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan masyarakat.
