Laporan Amnesty juga menyoroti peran unit polisi khusus bernama Kelompok 109, yang bertugas memburu media asing melalui razia rumah, pemeriksaan ponsel, dan penggeledahan tanpa surat perintah.
Meski demikian, konsumsi media asing disebut masih marak. Drama, film, dan musik diselundupkan dari China melalui USB.
“Buruh menontonnya terang-terangan, pejabat partai dengan bangga, aparat keamanan diam-diam, dan polisi dengan aman,” ujar salah satu narasumber. “Semua tahu semua orang menonton.”
Sebagian besar pembelot yang diwawancarai Amnesty berusia 15–25 tahun saat melarikan diri. Jumlah pelarian dari Korea Utara semakin menurun sejak 2020, seiring penutupan perbatasan akibat pandemi COVID-19 yang semakin mengisolasi negara tersebut.



