Dishub Putar Balik Sejumlah Truk
Dalam unggahan akun Gerakan Masyarakat Parung Panjang untuk Perubahan, disebutkan bahwa truk tambang sempat melintas pada sore hari dan menyebabkan kemacetan pada Selasa (10/2).
Akun tersebut juga melaporkan adanya petugas Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor yang meminta sopir truk untuk memutar balik saat melintas di Parung Panjang.
“Kami warga Parung Panjang akan terus menolak untuk transporter tambang melintasi Jl. Raya Parung Panjang, karena akan mengakibatkan ancaman keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam segi kecelakaan,” tulis akun tersebut.
Pemkab Bogor Siapkan Jalur Khusus Tambang
Sebelumnya, Bupati Bogor Rudy Susmanto mengalokasikan anggaran sekitar Rp100 miliar melalui APBD 2026 untuk pembebasan lahan jalur khusus angkutan tambang sepanjang 12 kilometer, dari Cigudeg hingga Rumpin.
Komitmen itu disampaikan Rudy saat memimpin rapat pembahasan pembangunan jalan penunjang tambang bersama para pengusaha di Aula Soekarno Hatta, Pendopo Bupati Bogor, Selasa (13/1).
“Total anggaran sekitar Rp100 miliar disiapkan, termasuk untuk kegiatan land clearing, karya bakti bersama TNI, serta pembangunan jembatan sementara di beberapa titik,” ujarnya dalam rilis resmi.
Rapat tersebut dihadiri 28 pimpinan perusahaan tambang yang beroperasi di wilayah Bogor Barat, terdiri atas 22 perusahaan di Cigudeg, lima perusahaan di Rumpin, dan satu perusahaan di Parung Panjang.



