Jakarta – Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, merespons kabar yang menyebut Timnas Indonesia U-23 tidak akan berpartisipasi dalam Asian Games 2026.
Sumardji menegaskan hingga saat ini PSSI belum menerima surat resmi terkait informasi tersebut. Karena itu, federasi masih terus berkoordinasi dengan National Olympic Committee (NOC) atau Komite Olimpiade Indonesia (KOI) guna memastikan kepastian keikutsertaan Indonesia pada ajang Asian Games 2026 yang akan digelar di Jepang.
“Tadi saya sudah diskusi, saya sudah tanya baik ke departemen internasional dan juga saya sudah koordinasi dengan KOI. Jadi sampai dengan saat ini kami belum mendapatkan surat resmi bahwa kita tidak ikut dalam apa namanya ajang Asian Games di Jepang ini,” ujar Sumardji saat ditemui di Indomilk Arena, Tangerang, dalam laga uji coba Timnas Indonesia U-17 vs China, Rabu (11/2).
“Tetapi kembali lagi, ketika ini kan masih ada waktu, ya ini masih ada waktu. Kami akan selalu koordinasi karena kan ini memang ranahnya Komite Olahraga, sehingga nanti kepastian seperti apa, ya nanti akan segera kami update ke teman-teman media,” katanya melanjutkan.
PSSI Sudah Kirim Entry by Name
Sumardji juga mengungkapkan bahwa PSSI telah mengirimkan nama-nama pemain yang didaftarkan untuk tampil di Asian Games 2026. Pria yang juga menjabat sebagai Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI itu menyebut entry by name sudah dikirim sejak dua bulan lalu.
“Iya, bahkan entry name itu sudah kami kirim dari bulan, dua bulan yang lalu sudah kita kirim. Kami memang masih dari awal itu memang ikut ya Asian Games, maka baru kemarin kami dapat info pun itu juga dari teman-teman media, ya kami harus memastikan itu,” ucapnya.
Pernyataan senada turut disampaikan Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi. Ia mengatakan pihaknya masih menunggu pernyataan resmi dari penyelenggara terkait kabar Indonesia tidak tampil di Asian Games 2026.
“Tadi kebetulan saya komunikasi dengan Komite Olimpiade Indonesia, Pak Okto. Kita sudah minta, sampai saat ini belum ada surat resmi walaupun kita tahu bahwa itu statement langsung dari media resminya di sana,” tutur Yunus Nusi.
“Dan kita juga berharap, saya sampaikan kepada Ketua Umum KOI besok supaya kita sudah punya kabar karena itu juga menyangkut persiapan kita. Kalau tentu sudah diputuskan, ya tentu kita tidak bisa untuk memproses lebih lanjut karena itu menjadi keputusan dari tuan rumah.”
Perubahan Aturan Kualifikasi
Sebelumnya, beredar informasi mengenai perubahan sistem kualifikasi yang dilakukan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) bersama Dewan Olimpiade Asia (OCA). Disebutkan bahwa 16 tim putra yang lolos ke putaran final Piala Asia U-23 2026 di Arab Saudi akan menjadi peserta Asian Games 2026.
Dengan skema tersebut, kawasan Asia Tenggara disebut hanya akan diwakili oleh Vietnam dan Thailand. Kedua negara itu telah memastikan tiket ke Piala Asia U-23 2026, dengan Vietnam finis di peringkat ketiga.



