Jakarta — Pemerintah akan memberikan diskon tiket pesawat hingga 18 persen untuk perjalanan domestik kelas ekonomi pada periode 14–29 Maret 2026. Kebijakan ini menjadi bagian dari paket stimulus ekonomi yang disiapkan untuk mendorong mobilitas masyarakat selama libur Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idulfitri.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa program diskon transportasi kembali digulirkan karena dinilai efektif meningkatkan pergerakan masyarakat serta aktivitas pariwisata pada periode sebelumnya.
“Angkutan udara untuk periode 14 sampai dengan 29 Maret 2026 diberikan diskon tarif antara 17–18 persen untuk kelas ekonomi dan perjalanan dalam negeri dengan target 3,3 juta penumpang,” ujar Airlangga dalam konferensi pers di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (10/2).
Airlangga menjelaskan, kebijakan tersebut merupakan bagian dari stimulus ekonomi yang akan diumumkan pemerintah menjelang Lebaran. Program serupa pada periode sebelumnya, seperti libur Idulfitri dan Natal-Tahun Baru (Nataru), dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Ia mencatat mobilitas masyarakat selama libur Lebaran dan Idulfitri 2025 mencapai 154,62 juta orang, sementara pada periode Nataru tercatat 110,43 juta orang. Dampak dari tingginya mobilitas tersebut tercermin pada pertumbuhan ekonomi kuartal IV-2025 yang mencapai 5,39 persen secara tahunan.
Selain transportasi udara, pemerintah juga memberikan diskon untuk moda transportasi lainnya. Untuk layanan kereta api, PT Kereta Api Indonesia (Persero) memberikan diskon tarif sebesar 30 persen untuk perjalanan pada periode 14–29 Maret 2026 dengan target 1,2 juta penumpang.
“Khusus untuk PT Kereta Api untuk perjalanan periode tanggal 14 sampai dengan 29 Maret 2026 diberikan diskon tarif sebesar 30 persen dari harga tiket,” ujar Airlangga.
Sementara itu, angkutan laut melalui PT Pelni (Persero) memberikan diskon tarif sebesar 30 persen dari tarif dasar untuk periode 11 Maret hingga 5 April 2026 dengan target 445 ribu penumpang.
Adapun layanan angkutan penyeberangan yang dikelola PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memberikan diskon 100 persen untuk jasa kepelabuhanan pada periode 12–31 Maret 2026, dengan target 945 ribu unit kendaraan dan 2,4 juta penumpang.
Airlangga menambahkan, total anggaran stimulus diskon transportasi pada periode libur Lebaran tahun ini mencapai Rp911,16 miliar yang bersumber dari APBN dan non-APBN.
Ia menegaskan, stimulus tersebut diharapkan mampu menjaga momentum mobilitas masyarakat selama libur Lebaran.
“Untuk itu pada tahun ini, dalam rangka libur hari besar nasional, pemerintah memberikan stimulus ekonomi berupa diskon transportasi,” kata Airlangga.



