Seruan Perubahan Paradigma Pembangunan
Hendra menilai kebijakan pengelolaan hutan tidak bisa lagi dilakukan secara parsial. Ia menekankan perlunya konsistensi kebijakan lintas sektor, integrasi antara konservasi, restorasi, dan pembangunan, serta kolaborasi nyata antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat.
Ia juga menegaskan pentingnya mengevaluasi paradigma pembangunan yang cenderung eksploitatif.
“Selama hutan dipahami hanya sebagai sumber daya ekonomi, kita akan terus terjebak dalam siklus kerusakan dan bencana,” katanya.
Menurutnya, banjir bandang berulang merupakan pesan keras dari alam. Jika cara pandang terhadap hutan tidak berubah, bencana ekologis akan terus terjadi dan diwariskan kepada generasi berikutnya.
“Sudah saatnya kita belajar dari alam, sebelum alarm ekologis ini berubah menjadi keruntuhan yang tidak lagi dapat dipulihkan,” ujarnya.



