Jakarta – Strategic Advisor Kompetisi Futsal Indonesia (KFI), Jose Tirado, berpesan kepada para pemain, khususnya atlet muda, agar membekali diri dengan kemampuan bahasa Inggris jika ingin berkarier di Eropa.
Pesan tersebut ia sampaikan dalam kunjungan perdananya ke Indonesia saat menghadiri Futsal Nation Cup 2026 di Pontianak yang digelar pada 12–16 Februari 2026.
Menurut Tirado, kemampuan teknis di lapangan harus diimbangi dengan kualitas pribadi di luar aspek permainan. Salah satu hal penting yang kerap luput diperhatikan adalah penguasaan bahasa asing.
“Kemampuan bermain futsal harus ditunjang dengan keterampilan pribadi, termasuk pemahaman bahasa asing, terutama Bahasa Inggris. Hal ini penting agar para pemain muda dapat memahami konsep permainan dari pelatih ketika mendapatkan kesempatan trial atau bermain di liga futsal Eropa maupun dunia,” kata Tirado dalam keterangan tertulis Federasi Futsal Indonesia.
Soroti Atmosfer dan Mental Pemain
Dalam agenda tersebut, Tirado menyaksikan langsung persaingan delapan klub peserta Futsal Nation Cup 2026, yakni Pangsuma FC (tuan rumah), Bintang Timur Surabaya (BTS), Black Steel FC Papua, Cosmo JNE FC, Unggul FC Malang, Fafage Banua, Kuda Laut Nusantara, dan Nanzaby FC.
Tirado yang juga menjabat sebagai Presiden Palma Futsal, klub asal Spanyol, menilai atmosfer futsal Indonesia sangat meriah dan memiliki energi yang tidak dimiliki semua negara.
“Dan untuk atmosfer di sini, luar biasa. Suporter Pangsuma benar-benar gila dalam arti positif! Energi dan keriuhan yang mereka ciptakan di arena membuat futsal terasa sangat hidup. Ini adalah modal berharga yang tidak dimiliki semua negara,” ujarnya.
Ia juga menyoroti tingginya level persaingan dalam turnamen tersebut. Menurutnya, banyak pertandingan berjalan ketat hingga harus ditentukan melalui adu penalti, yang menunjukkan mental bertanding para pemain.
“Saya sangat terkesan dengan apa yang saya lihat hari ini. Level kompetisinya sangat tinggi dan berimbang; faktanya banyak pertandingan yang begitu ketat hingga harus diselesaikan lewat adu penalti menunjukkan mentalitas petarung yang luar biasa dari para pemain,” ucapnya.
Tirado menilai, dengan dukungan atmosfer yang kuat dan kualitas kompetisi yang kompetitif, ekosistem futsal Indonesia memiliki peluang besar untuk berkembang lebih jauh di masa mendatang.



