Maulana menambahkan, setelah aspek kebersihan dan keamanan tertata, Pemkot Jambi akan mendorong pengembangan Kampung Wisata pada 2027. Program tersebut diproyeksikan memanfaatkan konektivitas Tol Sumatera guna meningkatkan kunjungan dan berdampak pada Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Dalam kesempatan itu, Maulana juga meminta seluruh jajaran Pemkot Jambi mempertajam kinerja tanpa harus menunggu instruksi, terutama dalam merespons keluhan masyarakat. Ia menekankan pentingnya konsistensi dan kolaborasi antarperangkat daerah.
Lebih lanjut, Maulana menyebut implementasi 11 program unggulan selama satu tahun kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota Diza telah memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi dan penurunan angka pengangguran. Salah satu program yang disorot adalah Kampung Bahagia dengan alokasi Rp100 juta per RT, yang telah diuji coba di 67 RT.
“Program ini tidak hanya berjalan, tetapi memiliki daya ungkit terhadap penurunan angka kemiskinan dan pengangguran terbuka,” katanya.
Selain itu, sejumlah program lain seperti Kartu Bahagia dan Call Center Bahagia 112 disebut telah berjalan. Maulana menyampaikan apresiasi kepada seluruh perangkat daerah dan jajaran Pemkot Jambi atas kolaborasi selama satu tahun masa kepemimpinannya.



