Selain pariwisata, kerja sama juga diarahkan pada sektor pertanian serta pengembangan ekonomi berbasis kearifan lokal. Bentuk kolaborasi dapat dilakukan melalui pertukaran pengalaman, penguatan kapasitas sumber daya manusia, hingga pengembangan program pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Maulana berharap pertemuan tersebut menjadi awal dari kerja sama yang lebih konkret antara Pemerintah Kota Jambi dan Pemerintah Kota Sungai Penuh.

Sementara itu, Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, menegaskan komitmen pemerintahannya dalam meningkatkan kualitas infrastruktur, pelayanan publik, serta tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

“Kedepan, Pemerintah Kota Sungai Penuh membuka ruang kerja sama seluas-luasnya dengan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Kota Jambi, guna mewujudkan Kota Sungai Penuh yang maju, sejahtera, dan berdaya saing,” kata Alfin.

Kunjungan kerja tersebut dinilai strategis dalam memperkuat sinergi antar daerah, khususnya menghadapi tantangan pembangunan ke depan serta mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di masing-masing wilayah. (*)