Ia menyebut manajemen mendukung penuh strategi yang diterapkan pelatih, termasuk dalam mengantisipasi absennya sejumlah pemain pada laga final.
Sementara itu, Pelatih FC Koja Saktiawan Sinaga bersyukur atas kemenangan yang diraih anak asuhnya. Ia menegaskan tim akan tetap fokus dan bermain sebagai satu kesatuan saat menghadapi Merangin.
“Sepak bola adalah permainan tim. Kami percaya pada kedalaman skuad yang ada dan siap tampil maksimal di final,” katanya.
Kapten tim FC Koja, Deni Ramadan, juga menyatakan kesiapan timnya menghadapi laga puncak. Ia memastikan seluruh pemain akan berjuang maksimal demi meraih gelar juara.
Kota Jambi tercatat memiliki prestasi cukup baik di ajang Gubernur Cup dengan raihan empat gelar juara pada 2011, 2015, 2017, dan 2022, serta satu kali runner-up. Kemenangan atas Muaro Jambi membuka peluang bagi FC Koja untuk kembali menambah koleksi trofi pada edisi 2026.



